Untuk
dapat dilestarikan dan dinikmati oleh masyarakat luas, Topeng Blantek mengikuti
perkembangan pada zamannya. Maka dari itu, tidak luput dalam mengembangkan
kesenian Topeng Blantek, kesenian ini harus memiliki pakem-pakem dan ciri khas
yang dapat dikenal oleh banyak masyarakat luas dan berkembang tanpa harus
menghilangkan pakem-pakem yang sudah dibuat oleh para senimannya. Permainan
tokoh Jantuk dalam Topeng Blantek merupakan gaya permainan tokoh Jantuk dalam
pertunjukan Topeng Blantek tersebut. Bagaimana seorang penulis mendeskripsikan
bentuk permainan tokoh Jantuk dalam Topeng Blantek melalui penelitian secara
langsung, yaitu dengan mewawancara seniman Topeng Blantek, observasi proses
latihan Topeng Blantek sebelum dipentaskan hingga pada saat pementasan
berlangsung. Hingga mengetahui bentuk Topeng Blantek dan bagaimana para pelaku
seniman Topeng Blantek mementaskan pertunjukannya.(aj/ziz)Jumat, 30 Mei 2014
Perkembangan Topeng Blantek
Untuk
dapat dilestarikan dan dinikmati oleh masyarakat luas, Topeng Blantek mengikuti
perkembangan pada zamannya. Maka dari itu, tidak luput dalam mengembangkan
kesenian Topeng Blantek, kesenian ini harus memiliki pakem-pakem dan ciri khas
yang dapat dikenal oleh banyak masyarakat luas dan berkembang tanpa harus
menghilangkan pakem-pakem yang sudah dibuat oleh para senimannya. Permainan
tokoh Jantuk dalam Topeng Blantek merupakan gaya permainan tokoh Jantuk dalam
pertunjukan Topeng Blantek tersebut. Bagaimana seorang penulis mendeskripsikan
bentuk permainan tokoh Jantuk dalam Topeng Blantek melalui penelitian secara
langsung, yaitu dengan mewawancara seniman Topeng Blantek, observasi proses
latihan Topeng Blantek sebelum dipentaskan hingga pada saat pementasan
berlangsung. Hingga mengetahui bentuk Topeng Blantek dan bagaimana para pelaku
seniman Topeng Blantek mementaskan pertunjukannya.(aj/ziz)Meditasi Topeng Blantek
Meditasi
juga merupakan hal terpenting dan pendukung dalam metode akting tokoh Jantuk,
karena tokoh Jantuk tersebut seperti halnya seorang sutradara yang memimpin
adegan dalam cerita Topeng Blantek. Meditasi ini bukanlah meditasi hal yang
gaib dan sakral, Namun, meditasi ini dilakukan untuk mengingat adegan dari
cerita Topeng Blantek tersebut. Tidak semua grup Topeng Blantek melakukan
meditasi ini. Namun, ditemukan metode tersendiri melakukan meditasi yang
berguna untuk mengingat keseluruhan adegan Topeng Blantek tersebut. Misalnya
setelah grup Topeng Blantek melakukan latihan, sebagai pemeran yang sering
memerankan tokoh Jantuk, harus selalu mengingat-ingat adegan, bahkan dialog dari
para pemain.(aj/ziz)
Pertunjukan Topeng Blantek
Sering
kali tokoh Jantuk berperan sebagai tokoh lain. Misalnya, pada saat pembukaan
pertunjukan Topeng Blantek diawali oleh tokoh Jantuk sebagai Jantuk tetapi saat
berjalannya cerita pemeran yang sebelumnya bermain sebagai Jantuk dapat
berganti peran lain. Biasanya peran yang lain tersebut merupakan peran yang
terpenting, misalnya menjadi peran Bapak yang memegang cerita tersebut. Namun,
pada saat menjadi Jantuk pemeran tersebut kembali menggunakan Topeng Jantuk dan
pada saat berganti peran pemeran Jantuk membuka topengnya, maka pemeran Jantuk
tidak lagi berperan sebagai tokoh Jantuk. Tokoh Jantuk dapat berperan sebagai
peran lain apabila kurangnya pemain dalam grup Topeng Blantek tersebut. Apabila
Tokoh Jantuk berperan sebagai peran lain, peran tersebut pun harus peran yang
penting, misalnya peran sebagai Bapak dan seorang anak yang berperan penting
dalam cerita Topeng Blantek tersebut.(aj/ziz)
Olah Tubuh Topeng Blantek
Tokoh
Jantuk memiliki karakter yang jenaka, dalam karakter tersebut tokoh Jantuk
memiliki tubuh yang hiperaktif. Tokoh Jantuk juga memiliki gestur dan gerakan
tubuh yang lentur. Agar lebih terlihat jenaka dengan gerak-gerik gesturnya,
maka seorang aktor harus menguasai olah tubuh untuk menjadi tokoh Jantuk. Namun,
sebelum mengenal metode olah tubuh, gerakan tersebut terjadi dengan sendirinya.
Seorang aktor menguasai dengan sendirinya untuk menjadi tokoh Jantuk dengan
penafsiran dan analisis dari seniornya yang akan diturunkan kepada juniornya. Olah tubuh sering kali dilatih pada saat
sebelum latihan Topeng Blantek. Bukan hanya aktor teater modern atau teater
barat saja yang melatih metode olah tubuh. Tetapi aktor para seniman teater
tradisi juga mengenal olah tubuh semenjak Topeng Blantek menjadi sebuah
pertunjukan yang ditonton. Karena pada mulanya seorang aktor pun harus memiliki
tubuh yang sehat untuk bisa beraksi dalam pertunjukan. Gerakan tubuh dan gestur
merupakan hal yang terpentmg pada tokoh Jantuk yang hiper aktif dan energik, karena
pada bagian tubuh tokoh Jantuklah yang mengeluarkan ekspresi yang kuat. (aj/ziz)
Media Ekspresi Topeng Blantek
Keluar
masuk peran bisa terjadi kapan saja pemain mau, apabila pada situasi tertentu
pemain dapat menghidupkan cerita tersebut dengan metode keluar masuk peran
tersebut. Misalnya ketika seorang tokoh Jantuk menggunakan Topengnya, maka
tokoh Jantuk tersebut sedang berperan menjadi tokoh Jantuk, namun ketika tokoh
Jantuk tidak menggunakan topengnya maka tokoh Jantuk sudah berperan sebagai
tokoh lain, misalnya menjadi tokoh Bapak, atau tokoh yang terpenting dalam
cerita tersebut. Media Ekpresi Yang Digunakan Tokoh Jantuk tentunya menggunakan
media ekspresi berbentuk Topeng Jantuk. Dalam Topeng Blantek tokoh Jantuk
diharuskan menggunakan topeng berkarakter tokoh Jantuk. Tokoh yang harus
menggunakan topeng dalam Topeng Blantek adalah tokoh Jantuk. Ketika pertunjukan
dimulai, tokoh Jantuk sebagai pembuka narasi Topeng Blantek menggunakan topeng,
namun pada saat cerita pertunjukan berjalan, pemeran Jantuk dapat membuka
Topengnya dan dapat berperan sebagai tokoh lain dengan tanpa menggunakan Topeng
Jantuk. (aj/ziz)
Interaksi Topeng Blantek
Interaksi
merupakan suatujenis tindakan atau aksi yang terjadi sewaktu dua atau lebih
objek mempengaruhi atau memiliki efek sam sama lain. Ide efek dua arah mi
penting dalam konsep interaksi, sebagai lawan dan hubungan satu arah pada sebab
akibat.Kombinasi dan interaksi-interaksi sederhana dapat menuntun pada suatu
fenomena baru yang mengejutkan. Pertunjukan teater rakyat, terutama Topeng
Blantek, melakukan interaksi kepada penonton merupakan tradisi yang biasa
terjadi dalam pertunjukan Topeng Blantek. Interaksi yang terjadi yang dimaksud
yaitu apabila Tokoh Jantuk dan pemain mengeluarkan dialog yang direspon oleh
penonton secara spontanitas hingga menimbulkan topik yang baru, dan bahkan
seorang pemusik bisa ikut berinteraksi kepada tokoh Jantuk dan pemain lainnya,
apabila adegan tersebut mengundang dialog untuk berinteraksi. Dalam Topeng
Blantek interaksi terjadi apabila ada sebab dan akibat, terjadi secara
spontanitas, mengundang reaksi, bahkan menimbulkan pertanyaan kepada tokoh
Jantuk dan pemain. (aj/ziz)
Langganan:
Komentar (Atom)




