Topeng
pada Topeng Blantek memiki beberapa macam karakter, yaitu tokoh Jantuk, Bapang,
Pentul dan Panji. Kemudian pada Topeng Blantek, topeng yang digunakan hanya
tokoh Jantuk pada saat pembukaan dan penutup pertunjukan. Karakter pada tokoh
Jantuk dalam Topeng Blantek memiliki karakter yang jenaka, namun tidak harus
memiliki bentuk karakter yang khusus. Garis besarnya adalah topeng tokoh Jantuk
dalam Topeng Blantek berpembawaan jenaka dan bisa menggunakan bentuk karakter
apa saja. Pada
Topeng Blantek, topeng digunakan untuk peran Jantuk, hanya tokoh Jantuk lah
yang menggunakan topeng dalam Topeng Blantek. Tokoh Jantuk memiliki karakter
tersendiri pada topeng tersebut. Waktu
dan tempat pertunjukan merupakan waktu dan tempat dimana pertunjukan itu
diadakan, misalnya dipertunjukan pada waktu malam hari di tempat lapangan atau
tempat terbuka. Pada mulanya dalam pertunjukan Topeng Blantek waktu yang
digunakan adalah malam hari, karena pada saat itu para pedagang berkumpul di
malam hari dan menunggu para pembeli datang untuk membeli dagangannya di pagi
hari dan tempat yang di gunakan pada saat itu adalah tempat terbuka dan berada
dipasar. Namun seiring dengan berkembangnya pertunjukan Topeng Blantek, waktu
dan tempat pertunjukan disesuaikan dengan kondisi dan permintaan tim pelaksana
pertunjukan yang dapat ditampilkan kapanpun, baik di waktu malam, pagi, dan
siang hari. Maka saat ini pertunjukan Topeng Blantek dapat dipertunjukan kapan
saja dan dimana saja (bisa di pentaskan, di arena terbuka, panggung persenium
dan lainnya) sesuai kebutuhan pertunjukan.(aj/ziz)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar