Kamis, 29 Mei 2014

Karakteristik Topeng Blantek


Tata rias pada pertunjukan Topeng Blantek tanpa harus menggunakan aksen pada wajahnya pun pertunjukan dapat berjalan dan ditampilkan. Tetapi karena kebutuhan penonton untuk menjelaskan karakter yang dimainkan, kini Topeng Blantek sudah menggunakan aksen pada wajahnya. Tata rias Topeng Blantek menggunakan karakter keseharian, hanya dengan aksen yang minimalis pertunjukan Topeng Blantek dapat dimainkan dengan lancar. Pada pertunjukan Topeng Blantek biasanya yang menggunakan aksen untuk tokoh karakter tertentu, mereka biasanya menggunakan bahan tata rias tradisional, yaitu areng atau pensil sipat berwarna hitam untuk membentuk aksen pada jenggot, kumis, alis dan lainnya. Topeng Blantek memiliki musik tradisional sebagai pengiring musik pertunjukan.Dan musik tradisional inilah yang dapat menguatkan betuk tradisional teater tersebut.Musik dimainkan untuk memperkuat suasana dalam cerita dengan nyanyian, tarian, dan lain-lain dengan improvisasi pemusik tradisional tersebut. Musik pertunjukan Topeng Blantek berbeda dan teater rakyat Betawi lainnya, alat musik yang biasa digunakan mulanya hanya alat musik yang sederhana seperti kaleng, panci, kayu, dan lain-lain atau musik seadanya. Musik ini merupakan pengiring pertunjukan Topeng Blantek, yang biasa digunakan pada saat pembukaan pertunjukan, suasana adegan, pengiring nyanyian, tarian, dan penutup.(aj/ziz)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar