Sering
kali tokoh Jantuk berperan sebagai tokoh lain. Misalnya, pada saat pembukaan
pertunjukan Topeng Blantek diawali oleh tokoh Jantuk sebagai Jantuk tetapi saat
berjalannya cerita pemeran yang sebelumnya bermain sebagai Jantuk dapat
berganti peran lain. Biasanya peran yang lain tersebut merupakan peran yang
terpenting, misalnya menjadi peran Bapak yang memegang cerita tersebut. Namun,
pada saat menjadi Jantuk pemeran tersebut kembali menggunakan Topeng Jantuk dan
pada saat berganti peran pemeran Jantuk membuka topengnya, maka pemeran Jantuk
tidak lagi berperan sebagai tokoh Jantuk. Tokoh Jantuk dapat berperan sebagai
peran lain apabila kurangnya pemain dalam grup Topeng Blantek tersebut. Apabila
Tokoh Jantuk berperan sebagai peran lain, peran tersebut pun harus peran yang
penting, misalnya peran sebagai Bapak dan seorang anak yang berperan penting
dalam cerita Topeng Blantek tersebut.(aj/ziz)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar